Orang-orang Madinah masuk dalam Islam tanpa peperangan , Orang-orang Indonesiapun masuk dalam Islam tanpa peperangan.
Dan juga Penduduk Madinah menerima kedatangan Beliau , menerima kecintaan Beliau, menerima dengan pengorbanan, Dan penduduk Indonesiapun sama menerima kedatangan keturunan Nabi Muhammad SAW yakni kedatangan sembilan Wali ( Wali Songo ) menyebarkan Islam di Pulau Jawa dengan meyakini dan membenarkan Risalah Nabi Muhammad SAW.
Orang-Orang Madinah dengan Akhlak mereka yang dibawa dari Rasulullah SAW menerima kedatangan para kaum Muhajirin, menerima dengan kelembutan serta pengorbananya terhadap Kaum Muhajirin. Orang-Orang Indonesiapun memiliki kesamaan. Mereka menerima kedatangan orang-orang dari negara manapun, yang membawa kecintaan dari Baginda Rasulullah SAW. Maka inilah Indonesia yang memiliki titik kesinambungan dengan Kota Madinatulmunawaroh.
Dan ketika aku datang sekitar 14-15 Tahun yang lalu, pertama kalinya ke Indonesia ini. Dan pada saat itu aku berkunjung kepada Para Ulama dan Kyai serta Guru-Guru Besar yang mempunyai murid yang banyak dankudapatkan sambutan, kelembutan , kasih sayang, cinta, bagaikan kelembutan Kaum Anshor kepada Nabi Muhammad SAW.
Kenapa aku sebutkan cerita ini pada akhir daripada ceramahku ini ??
Ketahuilah, mengapa aku sampaikan ini diakhir ucapanku yang sebentar lagi akan saya akhiri dan tujuanku menyampaikan ini sebagai peringatan bahwa telah datang pada kalian orang-orang yang berusaha menyingkirkan kalian dari Jalan Mahabbah yang menyambungkan kalian kepada Kaum Anshor , dari orang-orang yang sekumpul, orang-orang Madinah, dan orang-orang yang mencintai Rasulullah SAW.
Mereka seraya berkata : “Jangan mencintai Ahlul Bayt, Jangan mencintai daripada Da’i-da’i yang datang mengajarkan Mahabbah kepada Allah SWT”
Aku sampaikan seperti ini agar kalian mencintai Para Ahlul Bayt dan Para Ulama yang mengajarkan Kecintaan pada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Jangan menjauhi mereka ! jangan memerangi mereka ! tetapi tetaplah teguh pada Cinta dan Mahabbah kepada Rasulullah SAW. Dan tetap mendo’akan kepada mereka agar Allah SWT melimpahkan hidayah kepada mereka.
Cinta kepada Rasulullah SAW, Cinta terhadap Ahlul Bayt, Cinta terhadap Ulama.. sebagian mereka mengatakan : “Jangan cinta berlebih-lebihan kepada Nabi, itu kultus ! Dan sebagian mengatakan, jangan mencintai terhadap Ahlul Bayt berlebih-lebihan itu Kultus, Sebagian mengatakan jangan mencintai kepada Sahabat Nabi berlebih-lebihan , itu tidak Benar ! . Menganggap itu syirik dan sebagainya .
Teguhlah !!
Belajar yang benar terhadap Guru-Guru kalian yang benar yang sanadnya bersambung kepada Nabiyullah Muhammad SAW.
Teguhlah kalian kepada cahaya cinta Allah yang dibawa Guru kalian Habib Mundzir Bin Fu’ad Al Musawa, yang mengajarkan kepada kalian cinta Allah dan kepada Rasulullah SAW...
Peganglah teguh, amalkan , ajarkan , sebarkan, kepada orang-orang dekat kalian , kepada teman-teman kalian, kepada keluarga kalian, kepada murid-murid kalian, tentang cinta kepada Allah SWT dan Cinta kepada Rasulullah SAW ,,
( Selanjutnya Beliau Bermuhasabah bersama Ratusan Jama'ah yang hadir, yang mana aku pun tidak dapat merekamnya lebih jauh .. Oleh karena aku terhanyuuut .. )
Barakallah Saudara-saudariku yang dimuliakan , Semoga catatan ini bermanfa'at, jikalau terhadap apa yang aku sampaikan kepada kalian semua terdapat perbedaan atau bahkan salah dalam penyampaian , mohon diluruskan di Komentar dibawah ...
Allahumma shalli wasallim 'alaa sayyidinaa wahabibinaa wasyafi'inaa wamaulaanaa Muhammad !!!
Shohibul Qur'an .. Sahohibul Ummah .. Washoobihissyafa'ah !!
































0 thoughts on “Pesan Habib Ali untuk Kita”