Melaksanakan sunnah harus sesuai dengan waktu, tempat dan keadaan.
Sekarang banyak yang semangat melakukan sunnah tapi tidak mengetahui
kapan waktu yang tepat untuknya. Modal semangat tanpa didasari dengan
keilmuan.
![]() |
| Habib Ali Aljufri |
Syekh merasa terganggu konsentrasinya. Gerakannya terlalu sering hingga mengganggu fokus.
"Nak, tolong sudahi siwakanmu itu. Kamu mengganggu konsentrasi saya," kata syekh kepada murid tersebut.
"Hai, syekh! ini sunnah nabi. Apakah kamu mengingkari sunnah?" jawabnya dengan suara meninggi semangat.
Syekh diam dan terkejut atas jawaban tadi.
"Nak, mencabut bulu ketiak itu juga sunnah, apakah kamu akan mencabutinya di majelis ini juga?"
Seisi ruangan tertawa. Ia akhirnya malu.
Ini akibat dia kurang wawasan akan sunnah. Tidak melihat waktu dan tempat. Keadaannya bagaimana.
Ilmu adalah dasar dalam melaksanakan sunnah dengan baik.
-Habib Ali al-Jufri-
"Nak, tolong sudahi siwakanmu itu. Kamu mengganggu konsentrasi saya," kata syekh kepada murid tersebut.
"Hai, syekh! ini sunnah nabi. Apakah kamu mengingkari sunnah?" jawabnya dengan suara meninggi semangat.
Syekh diam dan terkejut atas jawaban tadi.
"Nak, mencabut bulu ketiak itu juga sunnah, apakah kamu akan mencabutinya di majelis ini juga?"
Seisi ruangan tertawa. Ia akhirnya malu.
Ini akibat dia kurang wawasan akan sunnah. Tidak melihat waktu dan tempat. Keadaannya bagaimana.
Ilmu adalah dasar dalam melaksanakan sunnah dengan baik.
-Habib Ali al-Jufri-

































0 thoughts on “Letakkanlah Sunnah Pada Kondisi dan Situasi yang Tepat”